[Oneshot] [SA] Tell Me

Title : [One Shot] Tell Me

Author : deenz

Pairing : TegoMass

Rating : PG aja lah…ga begitu SA kok..hehehe

Genre : Shounen Ai (my first Sounen Ai fanfic ^^)

Cat : This is my first Shounen Ai fanfic…jadi..please kasih saran dan kritik kalo memang ceritanya aneh n geje.. maklum, tidak berpengalaman dalam dunia SA..hahaha,,^^

TELL ME


“Massu…gak sopan liat orang kayak gitu!” bentak Tegoshi pada sahabatnya, Massu, yang didapatinya sedang memandang seorang wanita di ujung jalan.

Massu masih saja meneliti wanita itu.

Tego tiba – tiba menutup mata Massu, “Bodoh…kapan kita akan sampai kalau kau tak mau berjalan!” bentaknya lagi.

“Aaaah,,,gomen ne…sorry…aku terelalu fokus sama cewek tadi.” Ujar Massu sekenanya sambil mempercepat langkah.

“Siapa dia?kau kenal?” tanya Tegoshi lagi.

“Tidak…kurasa hanya perasaanku saja.” Jawab Massu.

“Ooohh..”

Pagi itu mereka pergi dari apartemen mereka menuju kantor Johnnys. Sudah setahun ini Massu dan Tego tinggal bersama, selama menjalani aktifitas mereka sebagai salah satu member NEWS, grup idola yang baru 2 tahun ini berdiri.

Sesampainya di kantor Johnnys, mereka bertemu 4 member lain, Koyama, Shige, Ryo dan YamaPi.

“Kalian terlambat!!!” decak Ryo sebal.

“Dia yang membuat kami terlambat.” Tunjuk Tegoshi pada Massu.

“Gomen na…” kata Massu sambil cengengesan.

“Ayo mulai latihannya.” Kata YamaPi memimpin teman – temannya.

————————-
Massu sedang menonton TV ketika Tegoshi tiba – tiba muncul disebelahnya, membawa camilan.

“Mau?” tawarnya pada Massu.

Massu tetap memperhatikan TV lalu mengambil sebagian camilan yang dibawa Tegoshi.

“Massu…” panggil Tego tiba – tiba.

Massu pun akhirnya menoleh, mencoba meneliti arti dari wajah sahabatnya yang sekarang sedang memandangnya.

“Apa?” tanyanya.

“Tidak….” jawab Tegoshi cepat.

Tegoshi pun beranjak, meninggalkan Massu dalam kebingungan.

——————————
Tegoshi berada di dalam kamarnya, jantungnya hampir copot. Entah kenapa tadi tiba – tiba saja ia bermaksud menyatakan perasaannya pada Massu. Perasaan yang sudah lama ia pendam.

Sejak setahun lalu, ketika Massu mengajaknya tinggal bersama dengan alasan agar urusan pekerjaan yang mereka lakukan bersama – sama ini lebih mudah dilakukan.

“Bodoh…” katanya pada diri sendiri.

“Pasti Massu akan merasa jijik jika aku tiba – tiba menyatakan cinta padanya…apa yang akan Massu pikirkan..” katanya lagi, setengah berbisik.

“Tegoshii!!!!” teriak Massu dari luar dan tiba – tiba pintu kamar Tegoshi terbuka, Massu masuk ke dalam.

“Ada apa?” tanya Tegoshi gugup.

Massu memandang Tegoshi dan tiba – tiba saja melingkarkan tangannya di leher Tegoshi.

“Eh?Massu?” jantung Tego benar – benar berdetak cepat sekali.

“Wanita itu….aku ingat siapa wanita itu…” ujarnya melantur.

Hati Tego mencelos, “Siapa yang kau maksud Massu?”

Massu menegndurkan pelukannya dan memandang Tegoshi, “Wanita yang kulihat tadi pagi!!!” jelasnya.

“Ouh…siapa dia?” tanya Tegoshi sedikit kecewa.

“Dia itu Megu!!!Megu-chan….” teriaknya senang.

“Hmmm…lalu siapa Megu-chan ini?” Tegoshi mulai berdebar, takut dengan apa yang akan dijawab Massu.

“Megu-chan itu…cinta pertamaku saat kelas 4 SD..” jawabnya dengan senyuman di bibirnya, “Akhirnya aku ingat siapa dia…wajahnya tak banyak berubah, pantas saja aku masih mengenalnya.” Senyum itu masih mengembang di bibir Massu.

“Ah…souka…” jawab Tegoshi kecewa, ia benar – benar kecewa.

“Andai saja aku bisa bertemu Megu lagi…”

“Massu….aku capek, mau tidur!” Suara Tegoshi kini sedikit membentak.

Massu pun akhirnya mengalah, “Baiklah…” Ia pun keluar dari kamar Tegoshi dengan sejuta pertanyaan, kenapa sahabatnya tidak mau mendengarkannya.

Tegoshi kesal. Jadi wanita yang tadi pagi Massu perhatikan itu adalah cinta pertama Massu. Tegoshi tau, ia tak berhak marah pada Massu, Tegoshi bukanlah siapa – siapa Massu, dia bukanlah kekasih Massu, tapi entah mengapa Tegoshi benar – benar kesal dan tak rela Massu menyukai orang lain.

Setelah 3 jam terus berbaring, mata Tegoshi sama sekali tidak terpejam, ia terus memikirkan perasaannya yang tidak wajar ini. Apakah bila ia menyatakannya pada Massu, sahabatnya itu bisa menerimanya sebagi teman lagi, karena sejujurnya Tegoshi sangat takut, jika ia berani mengungkapkannya, maka Massu akan pergi meninggalkannya. Tegoshi berkutat dengan perasaanya sendiri hingga lelah dan jatuh tertidur akhirnya.

—————————–
Hari ini tidak ada kegiatan NEWS, Massu dan Tegoshi tentu saja tidak pergi kemana – mana dan hanya diam di rumah tanpa kegiatan apapun. Suasana apartemen itu jauh lebih aneh daripada biasanya, Tegoshi masih tidak bisa bicara pada Massu. Massu sendiri juga bingung dengan sikap dingin Tegoshi yang tiba – tiba.

Setelah lebih dari setengah hari mereka sama sekali tidak bicara satu sama lain, Massu membuka percakapan antara mereka, “tegoshi…ada apa sebenarnya?” tanya Massu.

“Eh?” Tegoshi gelagapan, “Tidak ada – apa.” Jawabnya menghindar.

Massu menyusul Tegoshi dan menahan lengan sahabatnya itu, “Tegoshi…katakan padaku…ada apa?”

Tegoshi terdiam lama lalu berbalik, memandang Massu, “AKU CEMBURU!” jawab Tegoshi keras.

Genggaman Massu terlepas begitu saja, kaget, itulah yang Massu rasakan.

“Iya! Aku cemburu! Aku tak mau Massu memperhatikan orang lain! Aku tak rela Massu mengingat cintanya yang dulu!” Sekarang Tegoshi terlihat sangat kacau.

“Apa maksudmu?” tanya Massu dengan suara lemas, masih memandang Tegoshi dengan tatapan tak percaya.

“Aishiteru yo~” bisik Tegoshi pelan, tubuhnya serasa mati rasa.

Massu hanya memandang Tegoshi kaget.

“Aku tahu, kau pasti jijik padaku kan? Kau tak mau lagi berteman denganku? Baiklah…aku akan pindah dari apartemen ini…” Tegoshi hendak pergi ketika tiba – tiba Tegoshi merasakan tubuhnya dipeluk, dari belakang.

“Yokatta…” ujar Massu.

“Massu…”panggil Tegoshi lirih, hembusan nafas Massu terasa di leher Tegoshi.

“Aishiteru mo…” bisik Massu.

OWARI~

N.B: percaya gak??Q nulis penpik pendek ini sambil merinding sendiri..wkwkwk…ini Q bikin pas stress mau UN..hahahah…geje emang..sumpah geje…but still…COMMENTS ARE LOVE

Advertisements

5 thoughts on “[Oneshot] [SA] Tell Me

  1. ~イマ~

    nee,, kaya pilm Gakko ja Oshierarenai!,, tapi kalo itu akhirnya cowonya normal..
    haha.. ga nyangka papa yuyung sama massu begitu ternyata.. 🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s