[Multichapter] Accidentally In Love (chapter 2)

Title : Accidentaly In Love
Chapter : Two
Author : Din Tegoshi & Nu Niimura
Genre : Romance
Rating : G
Pairing : HikkaPy, Miyabu
Fandom : Johhny’s Entertainment, Desperate Housewives
Disclaimer : Py and Miyuy belong to theirselves, Yaotome Hikaru and Yabu Kota belong to JE. I dun own em

 Accidentally In Love
~ Chapter 2 ~

Jingga langit sore kini telah berubah gelap. Taman bermain tak lagi diisi oleh bayak orang, tak ada satupun, malah.
Seorang gadis dengan jaket warna coklat pastel, Py, berjalan gontai, langkahnya lemas. Beberapa kali ia menghembuskan nafas berat. Diletakannya map yang sejak tadi dibawanya disalah satu bangku tapi seraya ia mendudukkan dirinya sendiri di bangku itu.

“Hh…lagi-lagi naskah manga ku ditolak…”

Dunia seakan terlihat kelam di mata Py. Kali ini bukanklah yang bertama kali penerbit menolak naskah manga nya untuk diterbitkan

‘Jenis shoujo manga seperti ini sudah sangat banyak, kami mencari sesuatu yang unik dan berbeda. Karna seringkali masalah genre yang pasaran bisa jadi boomerang bagi manga itu sendiri. Anda mengerti maksud saya, kan?’

Serangkai kata itu masih terngiang jelas dalam pikirnya.

“Ahh…”, bulir air mata hampir jatuh dari pelupuknya “Jangan nangis, Py…”, Py berusaha menguatkan dirinya sendiri

Tapi ia tak kuasa. Py hanya bisa menutupi wajahnya yang kini basah dengan air mata dengan kedua tangannya

Sendirian

Hening

Tanpa suara

Walaupun sesekali ia menampakkan isaknya

“Permisi…”, suara itu mengagetkannya “Permisi, aku mencari iPod ku…”, laki-laki berwajah ramah dengan rambut yang tidak terlalu rapi itu menambahkan

Py hanya diam, berusaha menutupi kalau ia tengah menangis. “Orang ini datang disaat yang sama sekali tidak tepat…”, gerutunya dalam hati

“Tadi aku sempat duduk disini, kemungkinan iPodku jatuh. Bisa geser sedikit? aku mau mencari, siapa tahu benar disini…”

Kata-kata itu membuatnya semakin ingin menangis. Kini Py benar menangis. Sesenggukan

“Mau Bantu cari?”

Py hanya menggeleng. Masih menutupi wajahnya

Laki-laki itu terus mencari selama beberapa menit, namun sepertinya tak berhasil

“Hmm..sepertinya memang bukan jatuh disini. Sudah ya, aku mau cari ke tempat lain…”, laki-laki itu beranjak pergi

Benar. Dia pergi. Meninggalkan Py yang kini makin terisak
‘Bodoh. Apa yang kamu pikir, Py? Ini bukan shoujo manga. Waktu kamu nangis sendirian di bangku taman, jangan harap ada cowo kakkoi yang duduk nemenin terus bikin kamu berhenti nangis…’, Py bermonolog, hanya dalam hatinya

Suara langkah mendekat didengarnya

“Hai, nangis, ya?”, suara itu, masih suara yang sama dengan yang didengarnya dari laki-laki yang mencari iPod tadi

“Kenapa balik lagi –hiks- ?”, tanya Py walau masih dengan sedikit sesenggukan

“Karna waktu baru nyampe pohon itu, aku sadar kalo kamu nangis, jadi balik lagi deh…”

Tapi isak Py semakin menjadi ‘Jadi dari tadi dia muter-muter nyari iPod disini tuh ga nyadar kalo aku nangis?! Cowo aneh’, pikirnya

“Eh…berhenti dong nangisnya. Ini, aku kasih Chupa”, laki-laki itu menyodorkan sebuah Chupa dari dalam saku bajunya

“Ng?”, Py mulai menurunkan tangannya untuk melihat wajah laki-laki itu dan Chupa yang ditawarkan kini berpindah ke tangannya

“Makasih…”, bahkan dirinya sendiri tak mengerti, kenapa Py harus menerima pemberian yang harusnya ditujukan untuk seorang anak kecil itu.

Sekarang ia tersenyum

“Eeh, kamu anak kelas 3B Keio High School, kan? Yang biasa dipanggil Py, kan?”

“Kamu Yaotome, kan?”

“Ngg…cukup panggil Hikaru”, Hikaru tersenyum “Kenapa nangis disini?”, tanya Hikaru

Lagi-lagi, Py hanya menggeleng

“Bohong. Masak nangis tanpa sebab?”

“Ng, naskah mangaku belum bisa diterima penerbit…”

“Eh??!! Sugooiii!!! Jadi kamu itu penulis manga??!!”, seru Hikaru ribut.

Py tak habis pikir, kenapa orang itu malah terlihat begitu senang melihatnya menderita seperti ini, tapi lalu Py mengangguk.

“Sugoooii!!! Apakah aku boleh melihat naskahmu?” tanya Hikaru lalu tersenyum, gigi gingsulnya terlihat manis dimata Py.

“Tapi…ini gagal…aku…”, Py hendak menangis lagi.

Tiba – tiba Hikaru berdiri di hadapan Py, lalu mulai menyanyi geje dengan gaya sok rocker. Py tertawa kecil melihat tingkah aneh Hikaru itu.

“Hehehe..kau lebih manis jika tersenyum…”, kata Hikaru kembali duduk di sebleah Py.

“Dasar autis!”, gumamnya pelan, tapi cukup keras untuk terdengar Hikaru.

——————-

“Hm..kau akan bertemu dengan pasanganmu yang tepat dalam waktu dekat…”, Miyuy membetulkan letak kacamatanya, mendekatkan matanya beberapa inch lebih dekat dengan layar komputer, sementara bibirnya melafalkan apa yang ia baca

“Oh ya…?”, wajahnya berubah cerah

Keempat orang temannya tahu, Miyuy adalah seorang gadis yang percaya dengan berbagai macam ramalan. Terutama ramalan dari sebuah website di internet. tobenaitori, adalah website ramalan yang terkenal diantara para siiswi SMA karena hasil ramalannya yang nyaris selalu tepat. Tentu saja, yang paling sering dikunjungi adalah bagian ramalan percintaan.

Sudah sejak lama Miyuy menjadi member setia, hampir setiap hari ia mampir ke tobenaitori.

“Dia adalah orang yang tersenyum di suasana pagi ketika kau bertemu dengannya”

“Ng?”, Miyuy memirinkan kepalanya, sedikit bertanya-tanya

“Dalam waktu dekat?Membuat tersenyum di pagi hari ?”

Miyuy me log out accountnya, walaupun masih dengan perasaan penasaran. Tak lama kemudian ia mematikan komputernya dan beranjak ke tempat tidur.

Ramalan itu sukses membuatnya tersenyum-senyum sendiri sebelum tidur. Dengan apa yang dikatakan bahwa ia akan menemukan Mr. Right nya dalam waktu dekat.

———————-

Keio High School 07.45 a.m.

“Yahaaaa! Aku menang!”, sorak Shoon girang ketika kakinya menginjakkan gerbang masuk sekolah

“Hosh…hosh…”, hanya selang beberapa menit, seorang lagi menyusul, siswa dengan gakurannya tak dikancing penuh dan rambut yang berantakan

“Hahaha! Kau kalah, Yabu!”, teriak Shoon penuh kebanggan pada seorang lainnya yang masih tertinggal beberapa meter dari tempat mereka berdiri

Dengan nafas yang tak kalah ngos-ngosannya dengan si pelari ke 2, lelaki yang dipanggil Yabu itu akhirnya sampai di gerbang sekolah

“Tak bisa begitu! Aku tertinggal karna tali sepatuku putus! Lihat ini!”, Yabu yang divonis kalah itu berusaha membela diri

“Memangnya kami peduli?!”, jawab Shoon

“Hosh…aku masih capek… Siapa sih, yang punya ide lomba lari cepat dari stasiun sampai ke sekolah? Bodoh sekali…”, sang runner up masih berusaha mengatur nafasnya

“Ini idemu, Hikaru!”, ujar Yabu kesal pada sang runner up, Hikaru

“Eeh? Ideku, ya?”, Hikaru tampak bingung

“Autis!”, koar Yabu

“Sudah, sudah..peraturan masih berlaku. Siapa yang kalah harus nurut apa kata pemenang! Ok, sudah siap, Yabu the Looser?”, ucap Shoon dengan sunggingan senyum licik dibibirnya

“Sial”, ucap Yabu singkat

“Kalau begitu, kau harus merayu siapa saja yang masuk gerbang setelah ini!”

“Kau pasti bercanda! Bagaimana kalau yang lewat laki-laki?! Kalau guru?! Bodoh, kau!”

“Memangnya kenapa? Yang akan dimarahkan kau, Yabu…”, balas Shoon cuek

Yabu menelan ludah. Dengan cemas menantikan siapakah yang akan menginjakkan kakinya melewati gerbang sekolah

“Ah..ponselku kenapa tiba-tiba tak dapat sinyal begini?”, Din yang berjalan menuju gerbang sekolah bersama ketiga temannya tiba-tiba menghentikan langkahnya, menatap bingung pada LCD ponselnya

“Eh? Kenapa Din?”, Opi ikut berhenti dan memeriksa ponsel Din

“Punya Py sinyalnya penuh, ko…”

Sementara Miyuy yang sudah berada beberapa langkah di depan kemudian menoleh dan berbalik “Kalian kenapa berhenti tiba-tiba?”

“Ng, tak apa ko, sekarang sudah dapat sinyal…”, jawab Din

“Oh, ya su…”, ketika Miyuy kembali berbalik, langkahnya terhalang oleh sosok tersenyum yang lebih tinggi darinya, Yabu. Begitu dekat

“Morning, ma hun…”, Yabu tersenyum semakin menggoda, mempraktekkan apa yang dilihatnya di show-show beberapa boyband dari Johnny’s Entertainment

Miyuy tak bisa berkata, apalagi ketika wajah Yabu semakin dekat dengan wajahnya.
Senyuman itu, lesung pipit itu, nampak begitu pas diwajah Yabu. Tampan, Miyuy tak bisa mengingkarinya. Membuatnya terdiam, dengan kata-kata ramalan yang dibacanya selamam berlalu lalang dipikirannya

Menyambut dengan senyuman di pagi hari

“Ya..Yabu dari kelas 3c, ada apa?”, Miyuy menundukkan kepalanya, menyembunyikan wajah yang kini telah berubah semerah apel Washington

“Aku…”, Yabu mengangkat dagu Miyuy dengan jarinya “..cuma ingin ucapkan selamat pagi…”, Yabu masih memasang senyum temptingnya

“Ah, Yabu…bisa tolong bantu aku sebentar?”, panggil salah seorang siswa

“Ng, Ayukawa. Ok, ada apa?”, jawab Yabu yang kini sudah sedikit menjauh dari Miyuy “Well, see ya, sweetie pie~”, Yabu melambaikan jemari tangannya masih dengan menebar senyum temptingnya

Sekalipun Yabu telah meninggalkannya, Miyuy masih terdiam. Masih bingung dengan apa yang baru saja dialaminya. Yabu Kota, anak kelas sebelah yang tidak begitu dekat dengannya tiba-tiba memperlakukannya dengan manis, berlebihan malah.

“..waktu dekat….tersenyum di pagi hari….”, Miyuy menggumamkan beberapa kata yang tak jelas terdengar

“Miyuy…sejak kapan kamu sama Yabu jadian?!”, Din, Opi dan Py segera menghampiri Miyuy dengan heboh

“..waktu dekat…tersenyum di pagi hari…”, pengaruh Yabu masih belum hilang sepenuhnya pada Miyuy

“Hah? Apa, sih? Yang jelas dong…!”, balas Opi

To Be Continued~

P.S : Yonde kudasai…n comment…arigachu~^^
oleh: Nu Niimura…di edit ma bunda..^^ xD

Advertisements

4 thoughts on “[Multichapter] Accidentally In Love (chapter 2)

  1. Desperate Housewives

    Makasi, bundaaa XDDD
    *hug*

    aku suka adgn tarian hikka XD
    bunda tlh mnolong saia dr ke-stag-an T^T

    tp kok masi Vier ?
    itu pan yg kt aku nm figuran yg seumurn am bole anak jyanis TwT

    trivia:
    nma Vier bkn saia ambl dr nm org bule..
    tp nm drummer ny ben VK XodiacK
    org jepun jg
    =w=

    Reply
  2. dinchan

    bunda ganti jadi yamashita shoon yah viernya..
    hehehe..
    ^^
    daijoubu ka??
    dah bunda edit juga tuh tag nya..
    gimana??hoho..
    next..chapter 3..tunggu sajah..hahaha..
    *tawa devil*
    bunda selesein abis kemah alam..okeh..

    Reply
  3. Poppy

    wkwkwkwk…
    saya jadi mangaka gagal… *merasa kenyataan*
    hiks hiks…
    weheheh~
    senengnya dapet chupa dari hikka~
    kyaaa~ =3

    cieee muyuy~
    yabunya keliatan ramah bgt disitu

    wkwkwkwk, viernya diganti shoon??

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s